Translate this page to the following language! English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 April 2011

21 Keasyikkan di Malang


Hawa yang sejuk, suasana yang tenang, Malang memang terlihat sederhana. Namun siapa yang menyangka bahwa begitu banyak kekayaan yang tersimpan di dalamnya? Coba kita telusuri sedikit dari berbagai macam hal yang menarik di kota ini.


Wisata Kota
Setelah menginjakkan kaki di kota Malang, luangkan waktu beberapa saat untuk mengenal lebih dekat sekaligus merasakan denyut kehidupan kota ini. Untuk mengawali liburan Anda, ada beberapa lokasi di tengah kota yang bisa disusuri.

Salah satunya adalah Alun-Alun Malang. Berupa taman cantik dengan pohon beringin yang rindang di salah satu sudut. Saat siang hari, alun-alun yang terletak di Jl. Merdeka ini, menjadi tempat favorit warga Malang untuk sekadar bersantai.

Ada beberapa kursi taman yang tertata apik, dilengkapi air mancur dan puluhan ekor burung merpati yang beterbangan di sekitar Alun-Alun. Tak jauh dari tempat ini, Anda bisa menemukan Gereja Katedral yang sudah menjadi salah saat cagar budaya. Di kawasan ini juga terdapat bangunan peninggalan Belanda, yaitu Gedung Balaikota.


Poncokusumo, Pusatnya Apel
Selain Batu, kawasan Poncokusumo yang berada di kaki Semeru juga dikenal sebagai pusatnya apel di wilayah timur Malang. Walau belum menjadi tujuan wisata utama, namun Apel Manalagi yang dihasilkan di daerah ini, rasanya manis dan renyah.

Desa ini memiliki berhektar-hektar perkebunan apel dan hampir setiap hari selalu ada petani yang memanen buah apel. Para petani apel di sini pun tidak berkeberatan bila Anda ingin melihat proses pemanenan apel, termasuk membeli apel-apel segar yang baru saja dipetik dari pohon.

Coban Rondo, Wisata Lengkap
Wana Wisata Coban Rondo
Desa Pandesari, Kecamatan Pujon
Kabupaten Malang
Jawa Timur 65391

Wisata alam adalah salah satu daya tarik yang ditawarkan oleh Malang. Posisi geografisnya yang berada di dataran tinggi, memungkinkan Malang memiliki begitu banyak pesona alam.

Salah satunya adalah air terjun Coban Rondo yang mengalir dari kaki Gunung Kawi. Ratusan wisatawan yang berkunjung ke sini setiap tahunnya untuk melihat coban (air terjun) yang berada di ketinggian 1135 mdpl dengan ketinggian 84 meter.

Selain melihat air terjun, ada berbagai aktivitas lain. Misalnya program edu-holiday, seperti Petik Bunga Mawar dan Sayuran Organik, Student Camp, Naik Gajah, Outbond for Kids dan Family Gathering/Camp.

Bila Anda lebih tertarik dengan aktivitas penuh petualangan, cobalah ikuti Jungle Trekking, Days of Adventure dengan berkemah di alam bebas selama 1-2 malam. Atau mengikuti Wet Trekking dan Tasung (Telusur Aliran Sungai Gunung) dengan menggunakan perahu. Aksi tembak menembak dengan paintball dan berbagai aktivitas outbond training juga ada di sini.

Melihat Pelangi di Coban Pelangi
Meski terhitung sebagai kota yang cukup pesat perkembangannya, Malang masih memiliki waterfall cantik untuk dikunjungi. Selain Coban Rondo yang telah populer, di sini juga terdapat coban (air terjun) lain yang tak kalah unik, yaitu Coban Pelangi di Desa Gubug Klakah, Tumpang. Dinamakan Coban Pelangi karena air terjun ini sering membiaskan warna pelangi.

Untuk mengunjungi coban yang terletak di Sungai Amprong ini, arahkan perjalanan menuju Tumpang, dilanjutkan menuju Desa Gubug Klakah. Hati-hati karena setelah melewati desa, jalan mulai menanjak dan berkelok.

Setelah membeli tiket masuk Rp.3.100,-/orang dan menyusuri jalan setapak yang menurun serta melintasi jembatan, Anda akan tiba di coban. Paling pas mengunjungi tempat ini di pagi hari karena kabut sering muncul setelah lewat dari tengah hari.

Santai di Pantai Balekambang
Kali ini saatnya untuk berjemur di pantai. Perjalanan darat harus ditempuh sekitar dua jam lamanya dengan kondisi jalanan yang berlubang pula. Namun saat tiba di Pantai Balekambang, Anda akan terpesona melihat pantainya yang indah, landai dengan pasir kecokelatan.

Duduk di tepi pantainya pun nyaman karena banyak terdapat pohon Ketapang besar. Di sini pun ada dua pulau karang kecil, salah satunya Pulau Ismaya yang memiliki pura. Saat melihatnya, serasa berada di Tanah Lot, Bali. Pulau ini bisa diakses dari daratan utama berkat adanya jembatan beton.

Edu-Holiday at Selecta
Merupakan salah satu taman rekreasi tertua di Indonesia, didirikan tahun 1930. Di tempat ini ada kolam renang, pemandian air panas, kolam kano, taman bermain anak, taman bunga, arena jogging, arena berkuda, becak dan mobil mini serta beragam jenis tumbuhan dan bunga.

Fasilitas di arena bermain anak pun cukup lengkap, mulai dari ayunan sampai trek mobil mini, atau mengajak si kecil mengelilingi kolam kano dengan menggunakan perahu bebek. Selecta juga dilengkapi fasilitas hotel dengan delapan tipe kamar dan meeting hall.

Coffe Time@Pit Stop Cofee & Tea Bar
Jl. Semeru 2
Rajabally, Malang

Salah satu tempat nongkrong favorit anak muda di Malang ini, kental dengan nuansa otomotif. Selain bersantai sambil menikmati kopi atau hidangan lainnya plus menonton tayangan lewat big screen, disediakan pula dua meja biliar.

Oh iya, Anda juga harus mencicipi secangkir kopi di kafe ini. Jumlahnya ada 40 jenis! Mulai dari kopi Italia sampai lokal. Ingin mengisi perut? Di sini juga ada kok.

Bengong di Bale Barong Cafe 'n resto
Jl. P. Sudirman 81-83
Malang

Tercatat sebagai entertainment center anak muda Malang. Dentuman musik dari live music, aksi Disk Jockey, dancer dan band yang tampil di atas stage, menjadi hiburan tersendiri. Selain menyajikan regular event, arena dugem terlama di Malang ini juga sering menggelar berbagai event dengan tema yang seru dan variatif.


Hugo's Cafe: "Tempat se-party-party-nya"
DiengPlaza, Lt. Basement
Jl. Raya Langsep 2
Malang

Itulah tagline yang diusung oleh kafe ini. Berbagai event tetap, digelar rutin setiap minggunya. Seperti The University Party (Senin), Beer Party (Selasa), TeqGirls Party (Rabu) dan When Angel Meet Devil (Sabtu).

Selain aksi para DJ dan aksi panggung dari band lokal, setiap jam 12 malam seluruh staf Hugo's Cafe akan naik ke atas panggung dan di alas meja bar sambil menarikan Black Legend, tarian khas Hugo's Cafe. Unik juga, ya!

Rekreasi di Losta Masta Cafe & Restaurant
Jl. Raya Mulyoagung 188
Malang

Lokasinya ada di antara kota Malang dan Batu. Sudah berdiri sejak lima tahun dan berada tepat di samping Taman Rekreasi Sengkaling. Selain area yang luas, pemandangan kafe yang mengarah ke area taman rekreasi menjadi keunikan yang diandalkan oleh kafe ini.

Terdiri dari tiga lantai area indoor dan outdoor yang dilengkapi sejumlah bale-bale atau pondok kecil. Banyak wisatawan yang lalu-lalang dari Malang ke Batu datang berkunjung ke tempat ini. Berbagai menu western, Chinese maupun khas Indonesia, semua ada di sini. Selepas jam 22.00, Anda bisa menikmati live band dan DJ (kecuali hari Minggu).


Bersantap ala Kolonial di Padi Resto & Galery
Jl. Pahlawan Trip No. 19
Malang

Bisa dibilang, inilah salah satu resto eksklusif di Malang. Dengan bangunan bergaya kolonial dan penataan interior yang homey, dilengkapi halaman luas, rasanya nyaman sekali bersantap di sini. Meski mengadopsi nama galeri, tidak ada ruang pamer khusus karena semua ruangan bisa diubah menjadi galeri.

Dari sekian banyak menu yang ada, cobalah Beef Montecarlo, yaitu sepotong daging yang dilumuri mozzarella chesse plus William potato yang dibentuk seperti buah pir. Satu lagi yang tak kalah lezat adalah Norwegian Salmon; hidangan ikan salmon segar dengan saus rasa udang.

Soal minuman, cicipi Kawi Temple (racikan dari strawberry, jambu, melon, peach, leci, mangga, orange, nanas dan geradine sirup) yang manis dan segar. Suasana nyaman plus makanan lezat, wah... memang sempurna!

Cwie Mie, Khas Malang
H&T Cui Mie by Gloria
Ruko Kawi Atas 43B
Malang

Hidangan ini adalah salah satu yang berhasil go public alias banyak ditemui di berbagai daerah di luar Malang. Jadi, tentunya tidak afdol kalau tidak mencoba di daerah asalnya. Sekilas, cui mie mirip seperti mie ayam atau mie pangsit yang berisi mie rebus, potongan ayam plus pangsit goreng. Bedanya, ukuran mie yang dipakai biasanya lebih kecil.

Salah satu yang direkomendasikan TAMASYA adalah H&T Cui Mie by Gloria. Variasinya ada Cui Mie Kriuk, Ayam Tempura soma rasa unik lainnya. Untuk yang terbiasa dengan porsi besar, silahkan pilih Super Dupper Yumie (Rp.15.000,-).

Makan Bakpao Ungu
Jl. Raya Purwodadi No. 1
Simping, Pasuruan

Bukan terbuat dari terigu seperti umumnya, bakpao di tempat ini dibuat dari ubi jalar atau disebut telo dalam bahasa setempat. Warnanya pun bukan putih, tapi hijau dan ungu, sesuai warna ubi aslinya. Di tepi jalan poros Surabaya-Malang banyak terdapat penjual bakpao ini.

Selain bakpao, Anda juga bisa membeli brownis telo dan bakpia telo. Atau mencicipi semangkuk mie goreng telo dan jus telo di restoran yang cukup nyaman. Selain lezat, telo juga memiliki banyak manfaat. Kandungan vitamin A pada telo, ternyata empat kali lipat dibanding wortel.

Kadar gulanya pun rendah, mendekati fat free, cholesterol free dan mengandung zat antioksidan yang bisa membantu mencegah penyakit jantung, kanker, meningkatan kekebalan tubuh dan bikin awet muda. Wah... siapa mau coba?

Ngemil Keripik
Keripik Tempe Cak Mul
Jl. Bango Utara I No. 8
Malang

Keripik tempe tidak boleh ketinggalan untuk dijadikan oleh-oleh. Salah satu yang terkenal sejak puluhan tahun lalu adalah Keripik Tempe Cak Mul yang sudah mengekspor keripiknya sampai ke Singapura dan Flores.

Pilihan rasanya banyak, ada rasa asli atau original, jagung bakar, pedas manis, keju, udang, pizza, rumput laut sampai rasa jeruk purut! Harganya juga murah, sebungkus tempe (berat 2 ons) hanya Rp. 5.000,-.

Selain tempe, Malang juga punya Keripik buah. Cobalah berkunjung ke pasar oleh-oleh di Jatim Park. Harganya pun setengahnya dibanding keripik yang dijual di kios-kios pinggir jalan, sekitar lima hingga enam ribu rupiab saja untuk sebungkus Keripik Apel dan Keripik Nangka.

Bakwan Malang Asli!
Bakso Kota Cak Man
Jl. WR Supratman C1 kav. 13-14
Malang

Membahas Kota Malang tak mungkin dilepaskan dari hidangan khasnya, yaitu bakwan atau bakso dengan berbagai variasi. Mulai dari Bakso Halus, Bakso Goreng, Bakso Cumi, Bakso Teratai, Bakso Udang Jumbo dan masih banyak lagi.

Seporsi bakso lengkap plus minuman hanya Rp. 10.000,-. Saat berkeliling kota, mungkin Anda akan menemukan beberapa gerai Bakso Kota Cak Man. Selain di Malang, kedai bakso ini juga sudah melebarkan sayap hingga ke berbagai provinsi lain.

Tempe Penyet, Yummy!
Depot Soponyono
JI. Dr. Wahidin No.45
Lawang

Meski bentuknya kadang kurang menggiurkan, tempe setengah hancur ini bisa jadi camilan lezat pengganjal perut. Sesuai namanya, tempe yang sudah digoreng setengah matang, akan dipenyet (Baca: ditekan) di atas sambal yang disajikan bersama tempe.

Jenis sambalnya pun bervariasi, ada sambal terasi, sambal bawang, sambal tomat atau jenis sambal lain hasil kreasi setiap penjual. Coba kunjungi Depot Soponyono yang menyajikan tempe penyet dengan sepotong ayam goreng dan sayur lalapan segar.

Si Manis Angsle

Hidangan manis dan hangat khas Kota Batu ini, sekilas mengingatkan pada makanan khas Bandung, sekoteng (kacang, roti, kolang kaling, pacar cina, susu, jahe).

Bedanya, isi angsle cenderung lebih "berbobot", biasanya terdiri dari satu sendok makan nasi ketan, petulo (adonan dari tepung beras yang biasa ditemukan dalam camilan Putu Mayang), potongan roti, pacar cina dan kacang hijau yang disiram dengan santan hangat.

Camilan sore ini sangat pas untuk dinikmati di tengah dinginnya hawa kota Batu. Sayangnya, tidak banyak penjual angsle yang bisa ditemukan. Tapi coba kunjungi juga Alun Alun Batu, siapa tau Anda beruntung dan menemukan penjual angsle yang mangkal di situ.

Makanan Baru: Jamur Tiram
Warung Bu Pur
Jl. Bromo No. 5A
Malang

Meski bukan makanan khas Malang, jamur tiram di Wantng Bu Pur belakangan banyak dijadikan incaran. Berbagai hidangan seperti Sup Jamur Tiram, Botok Jamur Tiram, pepes, perkedel, bahkan Dadar Jamur Tiram den Nasi Goreng Jamur Tiram, ada di warung sederhana ini. Selain enak, harganya pun murah. Satu porsi sup hanya Rp. 7.500,-. Sedangkan botok, pepes den perkedel, hanya Rp. 2.500,- per bungkus.


Toko dan Restoran Oen Tempoe Doeloe
Jl. Basuki Rahmat No.5

Tidak banyak toko yang berhasil ditetapkan sebagai cagar alam, dan Toko & Restoran Oen lah salah satunya! Berbagai elemen peninggalan jaman kolonial seperti isi daftar menu dalam bahasa Indonesia, Belanda den Inggris, tetap dipertahankan.

Beberapa hidangan favorit di sini adalah Biefstuk Van De Hass (Beef Tenderloin Steak), Kippen Biefstuk (Bistik Ayam), Varkens Biefstuk (Bistik Babi Lulur Dalam) dan Wienerschnitsell (Bistik Daging Lapis Paneer). Jangan lupa, cicipi juga Sate ala "Oen".

Sebagai penutupnya, pesan saja segelas es krim Oen. Berbagai koleksi kue keringnya seperti Speculaas, Kaastengels, Katetong (lidah kucing), Ananas (kue nastar), Havermout, Boeter Bloemen (kue mentega), Krakelingen atau Krantjes di toko ini, terkenal kelezatannya.

Und Corner
Jl. Kahuripan 3
Malang

Selain Toko Oen, tempat ini juga menawarkan kuliner warisan Belanda. Aneka roti dan kue khas Belanda maupun Jawa yang diramu dari resep asli, ada di sini.

Berbagai koleksi roti yang bisa Anda pilih, seperti Roti Kadet, Sobek, Warmbol Poetih & Tjoklat dan jenis lainnya serta beragam kue kering dengan rum boter seperti, Boterjanhagel, Janhagel dan Allerhande. Anda juga bisa menikmati kue tart lezat yang dibuat dengan resep dari Swiss.

Hunting Kerajinan di Ken Dedes
Jl. Raya Singosari No. 275
KM 80 Surabaya-Malang

Inilah one stop shopping yang tepat untuk mencari kerajinan khas Malang. Lokasinya persis di tepi jalan poros Surabaya-Malang. Di kompleks ini ada lebih dari 60 showroom atau bengkel seni dengan lahan parkir yang luas.

Mulai dari Topeng Malang (Rp.150.000,- s/d Rp.250.000,-), patung-patung dari bonggol atau akar bambu yang unik dan berbagai hasil kerajinan lainnya, ada di sini.

Sumber: Majalah Tamasya

Sumber
»»  READMORE...

Pesona WIsata Taman Laut di Raja Ampat


Siapa bilang di tanah Papua tidak ada objek pariwisata bahari yang memukau? Selama ini Papua lebih dikenal dengan eksotisme kebudayaannya yang sederhana serta sumber daya alamnya yang melimpah. Namun, datanglah ke Raja Ampat, dan nikmati keindahan terumbu karang, lengkap dengan biota laut menawan serta pemandangan bahari yang mengesankan.

Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo
Tak salah bila kemudian Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata menyatakan kekagumannya pada kawasan ini setelah melakukan penyelaman, merasakan sajian panorama bawah laut Raja Ampat yang sangat memikat. Penggemar snorkeling dan diving memang dijamin tidak akan kecewa. Sebaliknya, mereka bakal terpanggil untuk datang dan datang lagi.

Raja Ampat adalah pecahan Kabupaten Sorong, sejak 2003. Kabupaten berpenduduk 31 ribu jiwa ini memiliki 610 pulau (hanya 35 pulau yang dihuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, namun hanya 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan.

Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan langsung terpikat. Kepulauan Raja Ampat terletak di barat laut kepala burung Pulau Papua, dengan kurang lebih 1500 pulau kecil dan atoll serta 4 pulau besar utama, yakni Misol, Salawati, Bantata dan Waigeo. Inilah yang kemudian menjadikan Raja Ampat taman laut terbesar di Indonesia.

Wilayah ini sempat menjadi incaran para pemburu ikan karang dengan cara mengebom dan menebar racun sianida. Namun, masih banyak penduduk yang berupaya melindungi kawasan itu sehingga kekayaan lautnya bisa diselamatkan. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang. Luar biasa!

Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo
Bank Dunia bekerja sama dengan lembaga lingkungan global menetapkan Raja Ampat sebagai salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mendapat bantuan Coral Reef Rehabilitation and Management Program (Coremap) II, sejak 2005. Di Raja Ampat, program ini mencakup 17 kampung dan melibatkan penduduk lokal. Nelayan juga dilatih membudidayakan ikan kerapu dan rumput laut.

Khusus untuk Anda yang tidak tertarik dengan aktivitas menyelam, hamparan laut biru yang membiaskan keindahan langit, taburan pasir putih yang memancarkan kilaunya bagaikan mutiara, bisa dinikmati. Selain itu, masih ada gugusan pulau-pulau yang memesona dan flora serta fauna unik seperti cenderawasih merah, cenderawasih Wilson, maleo waigeo, beraneka burung kakatua dan nuri, kuskus waigeo, serta beragam jenis bunga anggrek.

Papua Diving di pulau Mansuar adalah salah satu resort terkemuka yang berada di kawasan ini. Wisatawan-wisatawan mancanegara penggemar selam betah selama berhari-hari bahkan sebulan berada di Raja Ampat menikmati keindahan yang ada di sana dan menginap di Papua Diving.

Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo
Maximillian J Ammer, warga negara Belanda pemilik Papua Diving Resort yang juga pionir penggerak wisata laut kawasan ini, harus mati-matian menyiapkan berbagai fasilitas untuk menarik turis dari mancanegara. Sejak memulai usahanya delapan tahun lalu, banyak dana harus dikeluarkan. Namun, hasilnya juga memuaskan. Setiap tahun resor ini dikunjungi minimal 600 turis spesial yang menghabiskan waktu rata-rata dua pekan.

Penginapan sangat sederhana yang hanya berdinding serta beratap anyaman daun kelapa itu bertarif minimal 75 euro atau Rp 900.000 semalam. Jika ingin menyelam harus membayar 30 euro atau sekitar Rp 360.000 sekali menyelam pada satu lokasi tertentu. Kebanyakan wisatawan datang dari Eropa. Hanya beberapa wisatawan asal Indonesia yang menginap dan menyelam di sana.

Pulau Kri, Waigeo, serta Misool juga menyiapkan resort buat pengunjung. Di pulau Misool ada Eco Resort yang dibangun dengan menerapkan prinsip-prinsip konservasi alam yang ketat. Ada kesepakatan dengan penduduk adat di sekitar wilayah tersebut untuk menjaga ekosistem terpadu yang disebut “No Take Zone” yakni melarang eksploitasi pengambilan apapun dari laut, mulai dari berburu kerang, telur penyu,sirip ikan hiu sampai hanya sekedar mencari ikan. Secara ekstrim, malah di eco resort ini mengharamkan penggunaan antiseptik karena limbah buangannya dikhawatirkan akan membunuh ekosistem terumbu karang di sekitarnya.

Photo credits - Gunawan Wicaksono/Tempo
Beberapa resor menetapkan harga relatif mahal karena menyuguhkan fasilitas lengkap. Wisatawan dengan biaya terbatas juga dapat memanfaatkan resort milik pemerintah yang jauh lebih murah di daerah Waisai, ibu kota Raja Ampat.

Anda harus terbang dulu ke Bandara Domne Eduard Osok, Sorong, Papua, lalu langsung menuju lokasi dengan kapal cepat berkapasitas sekitar 10 orang yang tarifnya Rp 3,2 juta sekali jalan. Perlu waktu sekitar 3-4 jam untuk mencapai kawasan Raja Ampat khususnya ke Pulau Mansuar.

Untuk berkeliling pulau yang diinginkan, kita dapat menyewa speedboat kapasitas 10 orang dengan harga Rp 3-5 juta per 8 jam, tergantung kepandaian kita menawar. Kita juga bisa mengambil paket wisata dengan mengunjungi perkampungan untuk melihat tanaman dan hewan khas setempat seperti burung Cendrawasih.

Untuk masuk ke kawasan Raja Ampat, setiap orang harus membayar biaya masuk sebesar Rp 250 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp 500 ribu untuk wisatawan dari mancanegara. Sebuah pin bulat yang berfungsi seperti identitas ini akan kita terima, setelah membayar biaya tersebut.

Uniknya, pin ini berlaku untuk satu tahun, sejak 1 Januari hingga 31 Desember. Jadi jika dalam satu tahun itu kita bolak-balik mengunjungi Raja Ampat, hanya perlu membayar biaya masuk satu kali saja. Tentu saja pin tadi tidak boleh hilang dan harus kita kenakan sebagai tanda pengenal.

Oleh Amril Taufik Gobel

»»  READMORE...

Menjelajahi Pesona Keindahan Taman Laut Olele, Gorontalo

Keindahan laut Indonesia memang tiada duanya. Tak heran, wisata laut Indonesia selalu membuahkan rasa penasaran bagi pemburu wisata bahari. Salah satunya adalah Taman Laut Olele, yang terletak di Gorontalo, di provinsi Gorontalo. Negara Indonesia yang memiliki luas lautan sepanjang 3.257.483 km²,memang menarik minat setiap wisatawan, baik domestik ataupun mancanegara. Tak hanya keindahan alam laut yang biru membentang, tapi juga beragam pemandangan dasar laut yang ciamik dapat anda nikmati di bumi pertiwi. Salah satunya terdapat di Taman Laut Olele.

Taman Laut Olele terletak di Desa Olele, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Sulawesi Tengah. Tepatnya berada sekitar 20 km arah Selatan dari ibukota Gorontalo. Jika anda pernah mengunjungi Taman Laut Bunaken, kira-kira pemandangan seperti itulah yang akan tampak di dasar laut yang menawan tersebut. Namun, kawasan ini terlihat lebih alami dan mempesona setiap mata yang memandang. Tak heran, karena begitu anda menginjakkan kaki ke sana, puluhan lumba-lumba seakan menyambut penuh suka cita di permukaan laut.



Menyelami kedalaman Olele, anda bisa mendapati berbagai karang cantik yang menghiasi dasar laut. Air laut berwarna biru itu terlihat bening, seakan menggoda kehadiran setiap tamu untuk menjajal nya. Tempat ini, memang selalu menjadi incaran pecinta olahraga laut dari seluruh penjuru dunia. Karena, di sana, lingkungannya masih begitu alami. Pantainya juga tidak begitu ramai, bila dibandingkan dengan kawasan Taman Laut lainnya. Laut Olele begitu cantik. Wisatawan asing kerap mengunjungi Taman Laut Olele untuk memacu adrenalin lewat diving dan snorkeling.

Bagi yang hobi berolahraga laut, sepertinya tempat ini akan menjadi lokasi favorit anda. Karena anda bisa menuntaskan hobi diving dan snorkeling di lautnya yang tenang. Pemerintah daerah setempat juga sudah menyetujui kawasan tersebut sebagai arena Fun diving dan scientific diving. Silakan memuaskan diri berolahraga di sana. Jika hanya ingin melepas penat, anda bisa melihat puluhan biota laut yang cantik. Pemandangan menawan itu bisa dilihat dengan menyewa perahu kaca, sehingga anda bisa menikmati surga bawah laut itu seluas mata memandang.



Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6209830&goto=nextnewest


Sumber
»»  READMORE...

Pulau tikus

Pulau tikus terletak di sebelah barat Kota Bengkulu dengan jarak 10 KM dari pusat kota bengkulu,Pulau tikus merupakan pulau karang kecil yang terletak di sebelah barat Kota Bengkulu. Pulau Tikus dikelilingi karang dan kaya dengan sumber daya hayati yang sudah ditetapkan sebagai hutan wisata dengan SK Menhut No. 602/Kpts-II/1991.

Potensi fauna yang ada berupa ekosistem karang dan biota laut. Kondisi laut berpasir putih pada malam hari menjadi habitat penyu sisik dan penyu hijau yang naik ke darat untuk bertelur. Di kawasan lautnya terdapat lokasi-lokasi aman untuk kegiatan penyelaman dasar laut, dengan airnya yang jernih serta batu karangnya yang indah merupakan pilihan tempat wisata bahari yang menarik.

Di bawah perairan sekitar Pulau Tikus terdapat panorama alam laut yang indah, ini sangat cocok bagi wisatawan yang senang menyelam. Selain itu, Pulau Tikus juga sangat cocok dikunjungi oleh para wisatawan yang suka memancing, karena di sekitarkan terdapat batu-batu karang yang dihuni berbagai jenis ikan.

Untuk menuju obyek wisata ini bisa ditempuh selama 30 menit dari Pantai Tapak Padri Kota Bengkulu dengan menggunakan kapal nelayan, para nelayan setempat selain menyediakan kapal untuk disewa juga siap menjadi pemandu para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Tikus.
Sumber: www.bengkulukota.go.id
Wisata Indonesia Surga Dunia
»»  READMORE...